PREMIUM BERSUBSIDI TERNYATA LEBIH MAHAL DARI PERTAMAX

(Kolom Mingguan edisi 08, KM-08, oleh Rachmat Thamrin R)

Premium merupakan BBM yang banyak digunakan oleh masyarakat terutama penguna sepeda motor dan mobil(sebagian mengunakan solar),Seharusnya kita mengetahui apakah harga Premium yang kita beli untuk kendaraan kita tidak lebih mahal daripada harga BBM non-subsidi. penasaran? ikuti terus tulisan ini.

Pertama kita harus tahu berapa sih besaran subsidi pemerintah terhadap bahan bakar premium ini, berdasarkan ucapan Jusuf Kalla seusai sholat jum’at bahwa besaran subsidi untuk premium adalah 1000 rupiah per liternya.

Menteri ESDM juga senada: premium akan diturunkan apabila harga pertamax lebih rendah dibanding harga premium yang diberikan sudsidi

lucunya lagi pada tanggal 14 Nopember 2008 berdasarkan keterangan pers Pertamina yang disampaikan oleh VP comumunication Anang Rizkani Noor tentang perubahan harga bahan bakar non-subsisdi diketahui bahwa harga pertamax menjadi 6800 rupiah mulai esok harinya.

harga premium: 6000 + 1000(subsidi) = 7000
harga pertamax: 6000 + 0(subsidi) =6800

Jadi selama ini kita sebenarnya membeli premium lebih mahal dibanding dengan pertamax, dan pernyataan para petinggi negara sudah uidak dapat kita percaya lagi. jadi sekrang terserah anda menilai ini, apakah pemerintah sekarang masih pro rakyat…?

sumber:
[1]portal.cbn.net.id
[2]www.detikfinance.com
[3]radiospin.net

8 comments so far

  1. areklewong on

    petinggi negara omongane ra mbejaji blass….
    omongane tergantung situasi..
    nek nguntungno ngomong A yo ngomong A

  2. frankdjeby on

    iya nih pak thamrin.
    saya juga bingung..
    sapa ya yang bertanggung jawab ngurusi ini?
    Mosok kudu sby kabeh..
    Sakno lho sby iku, mripate nganti ono kantung’e..
    Memang susah kalo tim di pemerintahan itu tidak solid dan ukhuwah diantara mereka kurang serta tidak konsisten dengan tujuan bersama.
    Makanya, Rino dan para petani Indonesia bersama-sama mempromosikan untuk membeli produk indonesia.
    Pilih Rino sebagai presiden tahun 2034.

  3. rthamrinr on

    to frankdjeby

    (sapa ya yang bertanggung jawab ngurusi ini?
    Mosok kudu sby kabeh..)
    >> tanggung jawab terbesar ya di SBY

    Sakno lho sby iku, mripate nganti ono kantung’e..
    >> yo kuwi resiko, nek g gelem yo g usah nyalon he5x

    Makanya, Rino dan para petani Indonesia bersama-sama mempromosikan untuk membeli produk indonesia.
    Pilih Rino sebagai presiden tahun 2034.
    >> wah iki promosi; sip tak enteni no, awas g sido nyalon

  4. fitraraditya on

    bensin tambah larang,,tapi gk lebih apik kualitase,,,

  5. akbarindonesia on

    hal ini membuktikan bahwa pemerintah berusaha membodohi rakyat,,,
    atau pemerintah memang bodoh karena telah terbujuk oleh produsen premium,,,
    yang menjual premium dengan harga lebih tinggi daripada pertamax,,,
    padahal sudah jelas bahwa kualitas pertamax lebih baik daripada premium….

    TANYA KNAPA…???
    KNAPA TANYA…???

  6. prasta on

    hohoho

    gitu toh :D

    oiya, terhitung hari ini bensin Rp5500, euy

    bung thamrin, mampir lah ke wisma ane, http://prasta.wordpress.com

    ada postingan baru :D

  7. Taufik on

    menurutku bener dong klo premium lebih mahal. inilah pendapatku.
    1. premium lebih banyak dipakai. seperti prinsip barang. kelangkaan barang mengakibatkan harga XL atau naek.
    2. ini hanya akal2an aja. supaya pemerintah dapat respon baek. terutama pemerintahan S*Y yg saat ini cuma mencari SIMPATI. saat ini premium turun tho. ini strategi AXIS (poros) politik supaya pencalonan berikut dipilih lagi.
    3. IM3 (ikut meramaikan, memeriahkan,dan membeli) pertamax. denger2 pertamax itu ada kandungan timbalnya. jadi kemungkinan rakyat dipaksa membeli pertamax supaya pengusaha BBM dan produsen tidak rugi (yang ini masih ragu, sumber nggak ada). he…3x.

    Intinya saya komen cuma sebutin nama kartu GSM doang. Wakakaka. Peace Mat!!!

  8. rthamrinr on

    to prasta
    lihat tulisan yang baru saja saya posting.di dibalik turunnya harga premium?

    to taufik
    poin 1
    bukan karena banyak dipakai dan langka terus menjadi lebih mahal yang kami sorot, silahkan baca kembali tulisan diatas.
    poin 2
    bisa saja terjadi seperti itu
    poin 3
    silahkan bikin tulisan saja tentang itu


Leave a reply