ADA APA DENGAN IKLAN PARPOL?

(Kolom Mingguan edisi 12, KM-12, oleh Rachmat Thamrin R)

Akhir2 ini banyak partai yang menampilkan iklannya baik di surat kabar, media elektronik maupun lewat sarana2 konvensional lainnya. Ada yang seharusnya dicermati oleh rakyat bahwa dari iklan partai mereka sendiri menunjukkan sifat partai tersebut.

Mulai dari Iklan salah satu partai yang mengklaim “keberhasilan” dari pemerintah sebagai keberhasilan partainya seperti turunnya harga BBM yang sebenarnya bukan merupakan prestasi tetapi adalah keharusan dikarenakan memang harga minyak dunia yang turun, sebenarnya yg disebut prestasi adalah ketika harga minyak dunia naik harga BBM dalam negri tetap dan tidak langka. Anggaran pendidikan yang diklaim dipenuhi oleh iklan partai tersebut sebenarnya adalah merupakan kewajiban yg disyaratkan oleh UUD 45 dan itupun dipenuhi ketika PGRI mengajukan gugatan ke MK dan apabila itu diklaim prestasi seharusnya itu dilaksanakan sejak pertama menjabat bukan di akhir masa jabatan dan itupun atas desakan dari rakyat yang sangat keras.

Masih dengan partai yang sama yang menyebutkan bahwa orang miskin di Indonesia semakin berkurang, tapi apakah tahu kriteria miskin versi pemerintah. silahkan baca tulisan ini
. bayangkan saya setelah anda baca kriteria miskin yang ada pantasan saja orang miskin versi pemerintah sangatlah sedikit karena sebenarnya mereka sudah tak layak lagi disebut miskin.

Ada lagi iklan dari partai warisan orde baru yang menceritakan tentang swasembada beras yang sebenarnya kita tahu bahwa masih banyak rakyat yang makan dengan makanan tidak layak seperti yang tercermin dalam tulisan ini
. Ternyata keanehan iklan parpol tidak selesai disini partai yang lahir pada era reformasi yang menempatkan kadernya di menteri pertanian ikut2an dalam mengklain swasembada beras.

Menjadi aneh bagi kita bahwa dengan iklan ini menunjukkan bahwa mereka bekerja selama ini bukan untuk memajukan bangsa ini tapi demi partai mereka. mereka memamerkan keberhasilan yang masih perlu dilihat apakah benar2 terjadi padahal bahwa mereka seharusnya diikhlaskan oleh partainya untuk mengabdi kepada negara ini bukan untuk partai mereka.

Inilah yang diperbuat partai2 menjelang pemilu? entah apalagi klaim2 sepihak yang sebenarnya kalau kita jeli sedkit saja kita akan tahu kenapa mereka seperti itu.

2 comments so far

  1. Muzakkar Hanafi on

    Yang membuat saya sangat geli adalah iklan yang mengatakan bahwa BBM turun sampai 3 kali dan keberhasilan memenuhi anggaran pendidikan 20%

    • rthamrinr on

      to Muzakkar hanafi
      ya padahal seharusnya bisa diturunkan lebih rendah lagi apalagi waktu penurunan harga BBM yang terkesan lama
      dan pada penurunan harga terakhir yaitu tgl 15 januari lucunya lagi tgl 16nya terdapat iklan “keberhasilan” itu silahkan pikir sendiri? ada apa ini


Leave a reply