MENGABDI UNTUK DIRI SENDIRI ATAU NEGRI?
(Kolom Mingguan edisi 14, KM-14, oleh Rachmat Thamrin R)
Pemilu Legislatif akan digelar pada tanggal 9 April 2009 yang bertujuan untuk memilih anggota legistalif baik yang berada di pusat maupun daerah yang jumlahnya lebih banyak dibanding dengan Pemilu 2004, padahal anggaran negara sedang defisit untuk APBN 2009 saja sebesar 137 T, dengan adanya defisit anggaran ini seharusnya bukan menambah anggota DPR yang akan dipilih melainkan harusnya merampingkan mereka toh anggota DPR yang rajin hanya sekitar seperlimanya saja seperti dalam tulisan saya sebelumnya INILAH YANG DIPERBUAT WAKIL RAKYAT(?)
Dalam setiap kampanyenya hampir seluruh caleg memberikan janji2nya untuk mengabdi untuk negri ini berbagai macam kata2 manis dilontarkan, dipampang di banyak alat peraga kampanye, tapi apakah benar2 seperti itu? masih ingatkah kita dengan kejadian calon bupati Ponorogo, yang ketika maju sebagai calon bupati dan gagal untuk menang yang terjadi adalah tertimpa ganguan jiwa.
Untuk pemilihan anggota legislatif kali ini ternyata banyak sekali dokter jiwa dan rumah sakit jiwa yang mempersiapkan diri untuk menampung para caleg yang mengalami gangguan jiwa apabila tidak terpilih bahkan mereka telah mempersiapkan diri dengan baik, apakah hal seperti ini sudah dapat diprediksi jauh2 hari? dan dengan ini seharusnya kita bertanya sebenarnya motifasi dari caleg2 tersebut untuk maju?
Apabila para Caleg mempunyai niat untuk membangun negri maka tidak menjadi soal bukan apabila mereka tidak terpilih, toh lahan untuk membangun negri tdk hanya melalui jalur parlemen. jadi sebenarnya apabila mereka tidak terpilih kemudian mengalami stres berat sehingga para rumah sakit jiwa telah jauh2 hari mempersiapkan diri, sebenarnya mereka berjuang untuk negri atau ambisi pribaadi?
sumber:
[1]dutamasyarakat.com
[2]beritasore.com
[3]jawapos.co.id
2 comments so far
Leave a reply
kamu sendiri mengabdi siapa?
to taufik
banyaklah bekerja dan jangan pamerkan apa yg telah kamu kerjakan